Teknik
Industri Mercu Buana
TEORI PRODUKSI
Produksi
adalah usaha menciptakan dan meningkatkan kegunaan suatu barang untuk memenuhi
kebutuhan. Kita ambl contoh sekarung tepung. Tepung merupakan bahan baku yang
manfaatnya baru terasa bila telah diubah menjadi roti, usaha pembuatan tepung
menjadi roti merupakan kegiatan produksi. Tapi, tidaklah mudah mengubah bahan
baku mejadi barang siap konsumsi untuk dapat melakukan kegiatan produksi
seorang produsen membutuhkan faktor-faktor produksi.
Faktor –
Faktor Produksi
Factor-faktor
produksi ada dua macam : 1. Faktor Produksi asli;
2. Faktor
Produksi turunan;
· Faktor Prosuksi Asli antara lain sebagai berikut :
- Alam, alam berperan sebagai factor produksi dan berbagai hasila alam dan sumbangnnya bagi produski :
a. Tanah, tanah
yang bagus untuk ditanami membawa keuntungan yang besar bagi petani. Bagi
pengrajin gerabah, tanah yang liat bisa menjadi bahan baku yang untuk pembuatan
gerabah.
b. Air, Banyak
usaha produksi tergantung pada air. Tanpa kesediaan air bersih pabrik pengolahan
air minum akan mati. Air laut berguna sebagai bahan pembuatan garam dan banyak
lagi kegunaan air yang lain.
c. Udara.
Kegunaan udara ini sangat banyak disamping untuk yang kita hirup juga berguna
sebagai memutar kincr angina, selain itu udara mampu mempengaruhi iklim dan
menunjang kesuburan tanah.
d. Sinar Matara
Hari, ini sangat berguna bagi kehidupan selain digunakan sebagai pembangkit
tenaga listrik dan tenaga surya sinar matahari dapat membantu kesuburan tanah,
para petani dan pemilik perkebunan sangat membutuhkannya.
e. Rumbuh-tumbuhan.
Mulai dari tumbuhan yang ada di belakang rumah hingga yang ada di kebun
mempunyai peranan penting bagi produsen.
f. Hewan, Bagi
petani hewan dapat digunakan sebagai pembajak sawah (sapi, kerbau) atau menarik
kendaraan (kuda), dan juga hewan dapat dikonsumsi oleh manusia.
g. Barang
Tambang. Berbagai barang tambang berguna sebagai bahan baku produksi, mulai
dari minyak sebagai bahan baker, emas untuk perhiasan dn lain sebagainya.
- Tenaga Kerja. Tanpa adanya tenaga kerja, sumber daya alam yang tersedia tidak akan dapat dirubah menjadi barang hasil produksi.
a. Tenaga kerja
menurut sifat kerja dapat dibagi atas tenaga kerja rohani dan tenaga kerja
jasmani. Tenaga kerja rohani merupakan tenaga kerja yang menekankan kemampuan
berfikir. Tenaga kerja jasmani merupakan tenaga kerja yang menekankan kemampuan
fisik dalam proses produksi.
b. Tenaga kerja
menurut kualitas dapat dibagi atas : 1). Tenaga kerja tidak terdidik dan
terlatih, 2). Terdidik dan terlatih. 3). Terlatih.
Ø Tenag kerja tidak terdidik dan tidak terlatih tidak
dibutuhkan pendidikan khusus untuk melakukan pekerjaan ini. Contoh Pesuruh,
Pembantu, Kuli dll.
Ø Tenaga kerja terdidik dan terlatih, mereka memiliki
keahlian dan pendidikan sesuai bidangnya. Semakin ahli semakin mahal harganya
dan semakin sulit untuk dicari. Contoh : Pengacara, Dokter dll.
Ø Tenaga kerja terlatih, mereka memiliki keterampilan di
bidangnya, tidak perlu pendidikan tinggi, contoh ; penjahit, pengemudi dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar